Skip to content

Islam Dituduh Haus Darah, Bagaimana Menjawabnya?

Agustus 19, 2008

Semoga Menambah Pengetahuan Kita…..

Assalamualaikum
Pak ustad yang insya Alloh dimuliakan Alloh
Kemarin saya browsing di http://mengenal-Islam.t35.com.(Situs yang menjelek-jelekkan Islam) Kalau saya baca terus sepertinya akan membuat kita emosi, tapi sepertinya bagus juga agar kita tahu jalan pikiran orang orangyangsuka menjelek jelekan Islam.
Kalau kita baca sepenggal – sepenggal tulisan nya memang benar sepertinya ada perintah untuk berbuat keji terhadap orang kafir.tapi saya yakin tidak seperti perintahnya, pasti ada latar belang kenap sampai ayat tersebut turun.

Contohnya:
8:12 (Seolah – olah ada perintah untuk membunuh)
9:5 (maka bunuhlah orang orang musrikin itu di manapun mereka kamu jumpai
Dan masih banyak lagi seperti dalam web yang saya sebutkan di atas. Mohon segera di jawab pak ustad agar saya jadi mengerti
Wassalamualaikum
Mocho
Jawaban
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Menjelek-jelekkan agama Islam sebenarnya kegiatan yang sudah ada sejak dahulu, yaitu sejak Nabi Muhammad SAW diutus pertama kali di tanah Arab. Orang-orang Arab Jahiliyah di masa itu tidak pernah kehabisan akal untuk menghalangi manusia dari mendapat hidayah. Ada ada saja akal mereka untuk menjelekkan agama Islam, termasuk menjelekkan pribadi Rasulullah SAW.
Kadang mereka bilang Muhammad SAW itu orang gila, kadang mereka bilang penyihir, kadang mereka bilang penyair dan tidak jarang pula mereka bilang bahwa ajaran Muhammad SAW itu didapat dari banyak membaca kitab suci agama samawi sebelumnya.
Maka kalau ada situs yang sering menjelekkan agama Islam hari ini, wajar-wajar saja. Memang sudah sunnatullah ada baik dan ada buruk, ada mukmin dan ada iblis laknatullah ‘alihi, dan adaal-haq dan ada al-batil.
Tentu saja situs seperti itu dimotori oleh orang-orang yang tidak punya iman, setidaknya oleh orang-orang yang keliru cara pandangnya terhadap agama Islam. Kita doakan saja bahwa siapa tahu suatu saat nanti Allah SWT akan memberikan hidayah kepada mereka.
Kita jangan terlalu emosi dan pesimis dengan hal ini. Bukankah kasus orang yang membenci agama Islam pada awalnya, kemudian mendapat hidayah dan akhirnya berbalik jadi pembela Islam nomor wahid, sudah terlalu banyak yang bisa disebut?
Misalnya saja kisah taubatnya Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu. Sebelum masuk Islam, beliau adalah orang nomor satu yang sangat anti Islam, bukan hanya lidahnya saja yang tajam, bahkan pedangnya pun tidak ragu-ragu diayunkan untuk membunuh Muhammad SAW.
Tapi kalau Allah SWT sudah berkehendak untuk memberi hidayah, tidak ada yang bisa menghalangi. Tiba-tiba hidayah itu merasuk ke dalam dirinya, dan beliau pun berbalik masuk Islam.
Konon hal itu karena Rasulullah SAW pernah berdoa agar Allah SWT menguatkan agama Islam ini dengan salah satu dari dua Umar. Ternyata yang diberi hidayah adalah Umar bin Al-Khattab. Jadilah beliau pembela Islam yang sejati.
Karena itu mari kita berdoa bersama-sama agar siapa pun yang kerjanya selalu menjelek-jelekkan Islam, baik lewat lisan, tulisan atau perbuatan, agar Allah SWT berkenan menurunkan hidayah-Nya ke dalam hatinya yang paling dalam, dan mengembalikannya ke jalan yang lurus. Amien ya rabbal ‘alamin.
Islam Bukan Agama Darah
Sebenarnya mudah saja untuk menjawab tuduhan-tuduhan palsu, atau ejekan bahwa Islam adalah agama berdarah-darah, memerintahkan pembunuhan, menghalalkan peperangan, sampai mereka bilang bahwa Islam disebarkan lewat pedang.
Mungkin kita tidak perlu diskusi dengan mereka pakai ayat Al-Quran, sebab boleh jadi kita sendiri malah tidak atau belum banyak belajar ilmu Al-Quran.
Mari kita ajak mereka ke dunia yang lebih nyata, yaitu dunia fakta dan data. Coba kita tengok sejarah Islam, khususnya sejarah nabi Muhammad SAW. Kalau dituduh Islam itu haus darah, coba hitung berapa korban nyawa dalam peperangan, selama Muhammad SAW menjadi rasul.
Dr. Muhammad ‘Imarah pernah melakukan hitung-hitungan, ternyatadari 20-an perang besar yang pernah diikuti oleh Rasulullah SAW, korban jiwa hanya tercatat 386 orang saja. Itu pun sudah termasuk korban dari pihak muslim dan kafir.
Bayangkan, meski ada ayat yang memerintahkan perang dan membunuh orang kafir harbi di medan perang, nyatanya korban jiwa hanya 300-an orang saja sepajang sejarah nabi. Angka itu sangat kecil dibandingkan dengan angka korban jiwa yang terjadi di manapun di muka bumi.
Korban Perang Agama Kristen di Eropa
Coba bandingkan dengan perang saudara sesama Kristen antara sekte Katholik melawan Protestan di Eropa yang jumlah korban jiwa mencapai 10 juta nyawa. Kalau dikatakan bahwa Islam itu haus darah, karena perangnya telah merenggut 386 nyawa, lalu Katholik dan Protestanyang berperang saudara dan menewaskan 10 juta nyawa itu mau kita sebut apa?
Filosuf Perancis, Voltire (1694-1778), menyebutkan bahwa korban nyawa 10 juta orang itu terjadi di masa lalu, sama dengan 40% penduduk Eropa Tengah. Coba pikir lagi, siapa sih yang haus darah?
Korban Revolusi Bolsevic
Di Rusia untuk mewujudkan komunisme dilaksanakan Revolusi Bolsevic pada tahun 1917. Dan untuk itu telah terbunuh 19 juta orang. Setelah komunisme berkuasa, telah terhukum secara keji sekitar 2 juta orang dan sekitar 4 atau 5 juta orang diusir dari Rusia. Apakah kita masih mau bilang Islam itu harus darah, lalu komunisme itu mau kita bilang apa?
Korban Bom Atom Amerika di Jepang
Di tahun 1945, Amerika telah menjatuhbom di Hiroshima yang merenggut nyawa 140 ribu orang. Sedangkan di Nagasaki jumlah korbannya 70 ribu jiwa. Belum terhitung mereka yang luka, sakit dan cacat seumur hidupterkena radiasi nuklirnya.
Pengeboman itu dilakukan resmi oleh pemerintah Amerika di bawah kepemimpinan Rosevelt, Presiden USA saat itu. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, penemuan besar tenaga nuklir digunakan sebagai senjata pemusnah massal. Yang harus darah itu Islam atau Amerika?
Korban Suku Indian
Jauh sebelum benua Amerika didatangai bangsa Eropa, sudah terdapat suku asli yang menghuni dengan damai benua itu.
Namun pada tahun 1830 lahir Indian Removal Act, peraturan yang memungkinkan pengusiran terhadap bangsa Indian demi kepentingan para pendatang yang didominasi oleh kulit putih. Akibatnya, lebih dari 70.000 orang Indian diusir dari tanahnya sehingga mengakibatkan ribuan orang meninggal.
Apakah Islam masih mau dibilang haus darah, ataukah para koboi Amerika itu yang haus darah?
Korban Rwnda
Di Rwanda, kurang lebih 800.000 suku Tutsi menjadi korban pembantaian terencana oleh tokoh- tokoh militan suku Hutu, bahkan sebagian suku Hutu sendiri yang beraliran moderat, dalam arti tidak memusuhi suku Tutsi, juga menjadi korban pembantaian tersebut.
Korban Perang Dunia Kedua
Di tahun 1945, jumlah populasi umat manusia di muka bumi tercatat sebanyak 1, 9 milyar orang (1.971.470.000 jiwa). Di masa itu terjadi perang dunia kedua, tercatat jumlah korban jiwa mencapai angka fantastis, tidak kurang dari 62 juta orang, tepatnya 62, 537, 400 jiwa. Itu sama saja pembunuhan 3, 17% jumlah populasi umat manusia di muka bumi.
Dan perang itu melibatkan negara adidaya saat itu, yang nota bene bukan negeri Islam. Masihkah kita menuduh Islam sebagai agama peperangan? Pernahkah peradaban Islam melahirkan perang dunia?
Korban Pembantaian Yahudi di Palestina
Kelompok teroris Yahudi pimpinan Menachem Begin dengan anggota-anggotanya, antara lain Ariel Sharon, pada tahun 1948 pernah membantai 1.000 orang Arab penduduk Deir Yassin, selatan Jerusalem.
Dan Ariel Sharon ketika menjabat Menteri Panglima Angkatan Bersenjata Israel, terlibat pembantaian 3.000 warga sipil Palestina di kamp pengungsi Sabhra dan Shatila, selatan Lebanon tahun 1982.
Itu bukan perang tapi pembantaian. Pasukan bengis Yahudi Israel datang ke Palestina dan menembaki warga sipil yang tidak berdosa. Masih pulakah kita katakan Islam sebagai agama haus darah? Dan apakah kita masih ingin bilang bahwa Yahudi itu ramah, penuh kasihdan lemah lembut?
Korban Serbia di Bosnia
Pasukan Serbia dipimpin oleh Slobodan Milosevic melakukan operasi pembersihan etnis secara sistematis di kota-kota yang dikuasainya selama perang berlangsung. Sedikitnya 200.000 orang tewas dalam perang empat tahun tersebut.
Dan penduduk Bosnia Herzegoviaberagama Islam, sejak zaman khilafah Turki Utsmani. Inikah yang dikatakan agama Islam haus darah?
Data Korban Perang Dalam Sirah Nabawi
Kalau Islam masih dikatakan haus darah, atau disebarkan dengan pedang, mari kita teliti lebih dalam jumlah jumlah korban tewas dalam peperangan dalam sejarah hidup Nabi Muhammad SAW.
1. Perang Badar tahun 2 Hijriyah, korban kafir 70 orang, korban muslim 14 orang
2. Operasi Abdullah bin Jahsy tahun 2 Hijriyah, korban kafir1 orang, korban muslimtidak ada.
3. Perang As-Sawiq tahun 2 Hijriyah, korban kafir tidak ada, korban muslim tidak ada.
4. Operasi Ka’ab bin Asyraf tahun 3 Hijriyah, korban kafir 1 orang, korban muslim tidak ada
5. Perang Uhud tahun 3 Hijriyah, korban kafir 22 orang, korban muslim 70 orang
6. Perang Hamra’ul Asad tahun 3 Hijriyah, korban kafir 1 orang, korban muslimtidak ada
7. Operasi Raji’ tahun 3 Hijriyah, korban kafir tidak ada, korban muslim 7 orang
8. Operasi Bi’ru Ma’unahtahun 3 Hijriyah, korban kafir tidak ada, korban muslim27 orang
9. Perang Khandaq tahun5 Hijriyah, korban kafir 3 orang, korban muslim 5 orang
10. Perang Bani Quraidhahtahun 5 Hijriyah, korban kafir 600 orang, korban muslimtidak ada. Tapi sebenarnya angka ini tidak bisa dikatakan sebagai korban perang, karena 600 orang itu memagdihukum mati karena pengkhianatan yang sangat menyakitkan.
11. Operasi Atik 5 Hijriyah, korban kafir1 orang, korban muslimtidak ada
12. Perang Dzi Qird tahun6 Hijriyah, korban kafir 1 orang, korban muslim-muslim orang
13. Perang Bani Mushthaliq tahun6 Hijriyah, korban kafirtidak ada, korban muslim 1 orang
14. Perang Khaibar tahun 7 Hijriyah, korban kafir 2 orang, korban muslim 20 orang
15. Perang Wadilqura tahun 7 Hijriyah, korban kafir tidak ada, korban muslim1 orang
16. Perang Mu’tah tahun 8 Hijriyah, korban kafir tidak ada, korban muslim11 orang
17. Perang Fathu Makkah tahun 8 Hijriyah, korban kafir 17 orang, korban muslim3 orang
18. Perang Hunain tahun 8 Hijriyah, korban kafir 84 orang, korban muslim 4 orang
19. Perang Thaif tahun 8 Hijriyah, korban kafir tidak ada orang, korban muslim13 orang
20. Perang Tabuk tahun 2 Hijriyah, korban kafir tidak ada, korban muslimtidak ada
Itulah data otentik korban perang dalam sejarah nabi Muhammad SAW selama 23 tahun berdakwah, jumlahnya hanya 386 jiwa saja, sudah termasuk muslim dan kafir.
Mana buktinya kalau Islam itu haus darah dan memerintahkan pembunuhan? Semua itu hanya tuduhan yang tidak jelas ujung pangkalnya, buatan orang-orang kafir yang pandai menipu. Mereka gunakan ayat Quran untuk mencari-cari alasan bahwa Islam itu haus darah, ternyata argumentasi mereka mentah, sebab di dalam tataran sejarah, tidak pernah terbukti tuduhan itu.
Justru kehidupan di luar Islam adalah kehidupan yang penuh bersimbah darah yang menjijikkan.
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc

4 Komentar leave one →
  1. Oktober 17, 2008 1:52 pm

    Perkenelkan saya Arif setya ( allhamdullilah muslim )saya sudah cek link situs yang menjelek-jelekkan islam yang dimaksud, dan situs itu saya rasa cukup bagus meskipun saya juga sempat beberapa saat hampir terbakar emosi…tapi entah kenapa saya malah tersenyum sewaktu membacanya, malah pengen tambah lama baca.
    Saya yakin orang yang membuat situs itu ( saya katakan orang bukan agama lho ) juga pernah merasa sakit hati karena kepercayaannya direndahkan oleh seorang yang kebetulan muslim ( saya katakan orang bukan agama lho ) dan rasa sakit hatinya memuncak lalu dia membuat situs itu untuk membalas hal yang sama.
    saya suka situs itu karena saya anggap sebagai sebuah kritik.Kritik untuk saya dan saudara-saudara saya.

  2. deep permalink
    Oktober 24, 2008 4:19 am

    Jesus Kristus(Isa al Masih dalam tidak pernah menumpahkan darah oranglain tetapi menumpahkan darahnya sendiri untuk memutuskan rantai kekerasan) Saya menilai ini bukan karena Jesus adalah nabi bahkan orang kristen menyebut sebagai tuhan, tetapi yang paling esensi adalah Jesus mengajarkan kasih, cinta dan kedamaiain.

    Islam sangat mencintai Isa, bahkan disebutkan dalam Al-Qur’an.. namun tetap porsinya Sebagai Nabi sama dengan MUhammad, Tidak Lebih. ya betul..!! Saya yakin semua agama mengajarkan itu hanya saja Islam mengajarkan cinta kasih yang teramat sangat… dalam Islam Semua adalah saudara, dan diperumpamakan sebagai satu tubuh, jadi jika di antara sesama ad yang sakit (fisik atau hati) maka sakitlah seluruh anggota tubuh…
    Terima kasih….🙂

  3. skidrow permalink
    Oktober 24, 2008 5:00 am

    Menumpahkan darah/ membunuh dengan alasan apapun adalah dosa besar. Lihat hukum taurat yang dibawa musa. Tuhan tidak pernah mengijinkan kepada kita untuk membunuh orang lain. Tuhan itu tidak keji bahkan demokratis, manusia diciptakan olehNya diberi kebebasan sepenuhnya untuk melakukan apapun(bahkan berbuat dosa) dengan konsekuensi yang ditanggung oleh diri sendiri. Tuhan tidak pernah memerintahkan pembunuhan tetapi Tuhan selalu memberikan pencerahan kepada setiap orang melalui para nabi (seseorang yang diberi kuasa dan kelebihan untuk memberikan pencerahan). Jika anda mendapatkan pencerahan itu anda adalah orang yang mempunyai kasih dan cinta kepada sesama, siapapun sehingga “DAMAI DI BUMI DAN DI HATI” akan menjadi milik setiap orang.

    Tidak ad satu agamapun yang membenarkan pembunuhan…. Dalam Islam juga tidak meskipun mereka menyakiti.. kecuali untuk mempertahankan hak hidup sesuai dengan Syariat (tuntunan dan hukum)

  4. skidrow permalink
    Oktober 24, 2008 5:22 am

    Jesus Kristus(Isa al Masih)tidak pernah menumpahkan darah oranglain tetapi menumpahkan darahnya sendiri untuk memutuskan rantai kekerasan. Saya menilai ini bukan karena Jesus adalah nabi bahkan orang kristen menyebut sebagai tuhan, tetapi yang paling esensi adalah Jesus mengajarkan kasih, cinta dan kedamaiain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: